Showing posts with label Asqarini. Show all posts
Showing posts with label Asqarini. Show all posts

Wednesday, March 5, 2014

, , , ,

Chicken Soup for Writerpreneurs' Soul


Chicken Soup for Writerpreneurs' Soul

(Curhat Seru Writers Wannabe : Alumni Workshop "Cara Taktis Menulis Buku" 2010 )
Penerbit : IndiePublishing
Terbit : Juni 2011
Halaman : x + 203 halaman
Harga : Rp.40.000,-
Annida-Online - Kalau kata sebagian orang, belajar paling enak itu salah satunya melalui pengalaman dari sang ahli. Begitu pun dengan dunia tulis-menulis, selain dengan terus menulis, belajar yang cukup efektif adalah dengan banyak belajar dari para penulis lain.

Untuk itulah, 28 penulis senior dan pemula yang tergabung dalam Komunitas Bunda Terampil Menulis, membukukan tulisan mengenai pengalaman mereka selama bergeliat di dunia tulis menulis dalam buku Chicken Soup for Writerpreneurs' Soul (Curhat Seru Writer Wannabe).

"Buku ini berisi curhatan suka duka para penulis pemula maupun penulis handal yang juga berisikan pesan semangat untuk pecinta dunia literasi agar tetap memiliki harapan, rasa percaya diri, rasa humor, dan tetap profesional dalam meniti cita-cita menjadi penulis handal," papar salah satu penulis, Asqarini.

Masih menurut Asqa, awal mula tercetusnya buku ini ialah setelah para penulis mengikuti workshop Cara Taktis Menulis Buku yang diadakan akhir 2010 kemarin. Atas inisiatif salah satu pembicara, agar materi yang diberikan tidak mengendap sia-sia, diusulkanlah untuk membuat buku secara bersama (antologi). Peserta pun diminta untuk menulis suka dukanya dalam mewujudkan impian menjadi penulis profesional.

"Banyak pengalaman dari penulis handal yang dapat dijadikan teladan kita dalam berkarya. Kami berharap, buku ini bisa memberikan inspirasi untuk tetap semangat berkarya," ujar penulis peraih beasiswa Writers Academy yang telah menulis tiga karya antologi ini.

Chicken Soup for Writerpreneurs' Soul


Hayooo, adakah yang mau meniru ke-28 teman kita membagi pengalaman menulis dalam bentuk buku? Patut dicontoh, tuh!

Asqarini
Publisher: masjid kita - 2:08:00 PM

Wednesday, January 29, 2014

, , , ,

Seruan untuk berdoa

Do’a dalam Islam, adalah menyembah Allah SWT, memanjatkan permohonan dan harapan kepada Allah SWT, mengucapkan pujian-pujian yang merupakan bentuk rasa syukur kepada segala karunia-Nya.

Bagian dari cara hidup, yang didasarkan pada pengajuan ke Pemilik dari seluruh alam semseta. Setiap muslim harus berusaha untuk mengingat Allah SWT setiap saat, menyadari bahwa segala sesuatu yang mampu dilakukannya, adalah karena rahmat Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda: “Do’a itu adalah ibadah.” Kemudian beliau membaca: Allah SWT berfirman:"Berdo`alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". (HR Tirmidzi 3294)

Selain itu, Nabi pun bersabda:”Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah daripada do’a.” (HR Ibnu Majah 3819). Beberapa surat di dalam Al-Qur’an juga menyebutkan seruan untuk berdo’a yaitu: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila dia berdo’a kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah) Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran” (Q.S 2:186), “Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki0laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Q.S 4:32)

“Berdo’alah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh , Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan.” (Q.S: 7: 55-56).

“Bukankah Dia (Allah) yang memperkenankan (do’a) orang yang dalam kesulitan apabila dia berdo’a kepada-Nya, dan menghilangkan dan menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah (pemimpin) di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Sedikit sekali (nikmat Allah) yang kamu ingat”.(Q.S 27:62)

Mengapa Allah SWT sangat mencintai hamba-Nya yang gemar berdo’a, karena aktivitas berdo’a adalah untuk berharap (atas segala kebaikan bagi dirinya maupun bagi orang lain), kepada Zat yang lebih tinggi, agung, dan mulia. Hal ini menunjukkan bahwa manusia mengakui kehambaannya, bahwa meskipun sang pencipta menganugerahkan akal fikiran, ia tetap merasa kecil, hina, dan tak berdaya di hadapan Tuhan. Dengan berdo’a manusia mengakui kelemahan dan ketidaksempurnaannya. Mengapa? Karena ia sangat faham kedudukan yang sebenarnya di dunia ini, bahwa segala upaya manusia untuk tampil mulia dan kuat di hadapan manusia lainnya tidak akan pernah dapat tercapai kecuali dengan izin-Nya.
Menurut penelitian do’a adalah komplemen yang paling umum untuk obat utama, jauh melampaui akupunktur, herbal, vitamin dan pengobatan alternatif lainnya. Studi tersebut juga menemukan bahwa mereka yang berdoa (berusia antara 65 dan 74 tahun), memiliki tekanan darah lebih rendah daripada rekan-rekan mereka yang tidak berdoa. Kesehatan merupakan salah satu bentuk rahmat yang diberikan-Nya.
Benar bahwasannya, Rasulullah SAW menjelaskan fadhilah berdo’a antara lain bahwa Allah SWT mencintai orang yang berdo’a dan menjadikannya dekat dengan-Nya, Orang yang berdo’a akan mendapatkan ridha, rahmat, dan petunjuk Allah SWT, mendapatkan ampunan Allah SWT, mendapatkan keleluasaan rezeki dan dimudahkan dari kesulitan. Amin ya Rabbal ‘Alamin..

Asqarini

Sumber: 

Al-Qur’an
Majmu Syarif Kamil
artprian.files.wordpress.com/2011/06/doa.jpg


Publisher: masjid kita - 1:26:00 AM

Friday, November 22, 2013

, , ,

OMG! Teranyata Aku Terlahir Sukses!


OMG! Teranyata Aku Terlahir Sukses!

Annida-Online -- Mau nerbitin buku sendiri, tapi masih merasa belum mampu? Gampang! Cobalah mulai nerbitin buku bareng-bareng? Nah, gak percaya? Buktinya Asqarini Hasbi, Ayu Amanulita, Azzura Suri Utami, Bunga Ramona, Deasy Lyna Tsuraya, Dina Purnama Sari, Etika Aisya Avicenna, Fariecha, Kely, Rizka Megarianti Putri, Selvi, dan Ummu Hanifah, berhasil menyelesaikan tantangan untuk membuat buku keroyokan hanya dalam waktu sekitar dua minggu.

"Kita ngucapin terima kasih banyak sama Kang Arul, atas tantangan ini dan bantuannya mencarikan channel penerbit hingga buku berjudul OMG! Ternyata Aku Terlahir Sukses! ini dapat diterbitkan. Benar-benar nggak nyangka, karena sudah lama banget nggak ada kabar. Alhamdulillah di bulan November 2010 kemarin, buku telah terbit," tutur Asqarini Hasbi.




Buku yang awalnya mereka beri judul Manajemen Penderitaan Muslimah, ini mengupas habis karakteristik kesuksesan yang memang sulit untuk diraih. Berbagai cerita para tokoh besar menuju kesuksesannya; kutipan ayat Quran; kuesioner; serta contoh kasus remaja sekolah dan kuliah yang berkaitan dengan kesuksesan, disuguhkan dalam buku seharga Rp.27.500 ini.
"Kalau buku yang membahas tentang kesuksesan secara umum sudah banyak. Makanya kita fokus kepada pelajar serta mahasiswa muslimah, walau pun tanpa bermaksud men-segmented. Semoga buku ini bisa menjadi bahan acuan untuk teman-teman yang masih dalam fase transisi, dan dapat menuntun mereka untuk lebih bijaksana dalam menghadapi kegagalan," ujar penulis yang cukup aktif nulis di Short Story web Nida ini.
Duka membuat buku keroyokan? Pasti ada. Namun, karena satu buku dikerjakan oleh banyak orang, sukanya tentu lebih banyak dibanding dukanya. "Awalnya sempat meragukan diri. Bisa nggak sih, buat tulisan dengan deadline yang sangat cepat? Akhirnya, ya sudahlah kerjain aja.

Dan setelah dikerjakan ternyata bisa juga, walaupun dikumpulkan via email di detik-detik terakhir. Sukanya kita optimis aja. Kan proyeknya keroyokan, jadi bebannya dibagi rata sama-sama. Buat kita nambah optimis," tambah Asqarini. Siapa lagi hayo, yang mau nulis keroyokan? Lebih mudah dan cepat daripada menulis sendiri!
Publisher: masjid kita - 1:17:00 AM