Showing posts with label Masjid di Myanmar. Show all posts
Showing posts with label Masjid di Myanmar. Show all posts
Friday, September 29, 2017
Info Masjid Kita, Majalah Masjid Kita, Masjid di Myanmar, Masjid Indonesia di Myanmar, Masjid Terkenal Dunia, Perizinan Masjid Indonesia di Myanmar, Perizinan Masjid Indonesia di Myanmar Selesai
Manila, 2 Sya’ban 1438/29 April 2017 (MINA) – Di sela kunjungannya ke Filipina, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan State Counsellor Myanmar, Daw Aung San Suu Kyi (Daw Suu) di Manila, Sabtu (29/4). Kedua pemimpin negara membahas sejumlah isu kerjasama bilateral termasuk rencana pembangunan masjid Indonesia di Myanmar yang saat ini bergulir.
Pada pertemuan yang berlangsung di ruang Hotel Sofitel, Philippine Plaza, Manila, Daw Suu mengatakan kepada Jokowi semua masalah perizinan masjid telah selesai sehingga konstruksi dapat dimulai sesegera mungkin.
“Presiden dan Daw Suu sendiri sempat membicarakan seputar pembangunan masjid di Rakhine. Daw Suu mengatakan semua masalah perizinan telah selesai sehingga konstruksi dapat dimulai sesegera mungkin,” tulis Kemenlu dalam sebuah pernyataan yang diterima Mi’raj Islamic News Agency (MINA).
Selain itu, Jokowi juga berkomitmen menawarkan bantuan kerja sama kepada pemerintah Myanmar. Tidak hanya bantuan yang bersifat segera seperti pengiriman kontainer kemanusiaan beberapa waktu lalu, tapi juga kerja sama antara kedua negara yang bersifat jangka menengah dan jangka panjang.
“Intinya adalah agar Rakhine State ini bisa berkembang menjadi sebuah wilayah yang maju secara inklusif, yang tidak terjadi diskriminasi, dan sebagainya,” ungkap Menlu Retno Marsudi yang mendampingi selama pertemuan.
Lebih lanjut, dalam pertemuan yang berlangsung 30 menit itu juga membahas pengembangan kapasitas sumber daya Myanmar, utamanya mengenai kebutuhan akan pelatihan bagi para polisi Myanmar.
“Jadi secara nasional kalau dilihat dari jumlah, maka Myanmar itu hanya memiliki separuh dari kebutuhan polisi. Pernah disebut bahwa jumlah yang dimiliki sekitar 80 ribu tetapi sebenarnya jumlah yang diperlukan adalah 160 ribu. Daw Suu mengatakan ingin bekerja sama dengan Indonesia dalam rangka capacity building untuk polisi-polisi,” kata Retno.(L/RE1/P2)
Source : mirajnews.com
Perizinan Masjid Indonesia di Myanmar Selesai
Manila, 2 Sya’ban 1438/29 April 2017 (MINA) – Di sela kunjungannya ke Filipina, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan State Counsellor Myanmar, Daw Aung San Suu Kyi (Daw Suu) di Manila, Sabtu (29/4). Kedua pemimpin negara membahas sejumlah isu kerjasama bilateral termasuk rencana pembangunan masjid Indonesia di Myanmar yang saat ini bergulir.
Pada pertemuan yang berlangsung di ruang Hotel Sofitel, Philippine Plaza, Manila, Daw Suu mengatakan kepada Jokowi semua masalah perizinan masjid telah selesai sehingga konstruksi dapat dimulai sesegera mungkin.
“Presiden dan Daw Suu sendiri sempat membicarakan seputar pembangunan masjid di Rakhine. Daw Suu mengatakan semua masalah perizinan telah selesai sehingga konstruksi dapat dimulai sesegera mungkin,” tulis Kemenlu dalam sebuah pernyataan yang diterima Mi’raj Islamic News Agency (MINA).
Selain itu, Jokowi juga berkomitmen menawarkan bantuan kerja sama kepada pemerintah Myanmar. Tidak hanya bantuan yang bersifat segera seperti pengiriman kontainer kemanusiaan beberapa waktu lalu, tapi juga kerja sama antara kedua negara yang bersifat jangka menengah dan jangka panjang.
“Intinya adalah agar Rakhine State ini bisa berkembang menjadi sebuah wilayah yang maju secara inklusif, yang tidak terjadi diskriminasi, dan sebagainya,” ungkap Menlu Retno Marsudi yang mendampingi selama pertemuan.
Lebih lanjut, dalam pertemuan yang berlangsung 30 menit itu juga membahas pengembangan kapasitas sumber daya Myanmar, utamanya mengenai kebutuhan akan pelatihan bagi para polisi Myanmar.
“Jadi secara nasional kalau dilihat dari jumlah, maka Myanmar itu hanya memiliki separuh dari kebutuhan polisi. Pernah disebut bahwa jumlah yang dimiliki sekitar 80 ribu tetapi sebenarnya jumlah yang diperlukan adalah 160 ribu. Daw Suu mengatakan ingin bekerja sama dengan Indonesia dalam rangka capacity building untuk polisi-polisi,” kata Retno.(L/RE1/P2)
Source : mirajnews.com
Tuesday, September 19, 2017
Info Masjid Kita, Majalah Masjid Kita, Masjid di Myanmar, Masjid Sunni Bengali, Masjid Terkenal Dunia, Sunni Bengali
Myanmar atau Burma, Negara anggota Asean yang selalu saja mengundang kecaman Internasional karena masalah pelanggaran HAM dan demokrasi. Isu pembantaian Muslim Rohingya oleh militer Myanmar telah ditampik dengan keras oleh presiden Myanmar dalam dialognya dengan Jusuf Kalla beberapa waktu lalu. Meski fakta di lapangan sama sekali tak bisa dipungkiri.
Muslim pertama kali tiba di Myanmar di daerah Arakan semasa berdirinya emperium Burma pertama (the first Burmese empire) disekitar tahun 1055 AD saat raja Anawrahta berkuasa. Sedangkan masjid pertama di Negara ini berdiri tahun 1826 dipenghujung era peperangan Anglo-Burmese pertama. Namun masjid tersebut hancur dalam serbuan pasukan Inggris ke Myanmar tahun 1852.
Source : bujangmasjid.blogspot.co.id Publisher: masjid kita - 2:56:00 PM
Masjid Sunni Bengali
Myanmar atau Burma, Negara anggota Asean yang selalu saja mengundang kecaman Internasional karena masalah pelanggaran HAM dan demokrasi. Isu pembantaian Muslim Rohingya oleh militer Myanmar telah ditampik dengan keras oleh presiden Myanmar dalam dialognya dengan Jusuf Kalla beberapa waktu lalu. Meski fakta di lapangan sama sekali tak bisa dipungkiri.
Muslim pertama kali tiba di Myanmar di daerah Arakan semasa berdirinya emperium Burma pertama (the first Burmese empire) disekitar tahun 1055 AD saat raja Anawrahta berkuasa. Sedangkan masjid pertama di Negara ini berdiri tahun 1826 dipenghujung era peperangan Anglo-Burmese pertama. Namun masjid tersebut hancur dalam serbuan pasukan Inggris ke Myanmar tahun 1852.
Source : bujangmasjid.blogspot.co.id Publisher: masjid kita - 2:56:00 PM
Monday, September 11, 2017
Info Masjid Kita, Majalah Masjid Kita, Masjid di Myanmar, Masjid di Myanmar Terancam Dihancurkan, Masjid Terkenal Dunia
ARAKAN - Otoritas negara bagian Arakan, Myanmar, mengancam untuk menghancurkan selusin masjid, puluhan madrasah dan ribuan rumah di kota Maungdaw dan Mauthidaung yang dihuni mayoritas warga Muslim. Alasannya, bangunan-bangunan itu didirikan secara ilegal.
Namun, ancaman itu dikhawatirkan bisa mengobarkan ketegangan antara masyarakat Buddha dan Muslim di Myanmar. Ancaman perobohan masjid dan banyak bangunan itu muncul dalam pengumuman di jurnal online yang berafiliasi dengan pemerintah negara bagian Arakan.
Media lokal, Irrawaddy, mengutip seorang menteri negara bagian Arakan, Kolonel Htein Lin, menyatakan bahwa ribuan bangunan yang bisa dirobohkan itu mencakup selusin masjid, 35 sekolah Islam atau madrasah dan lebih dari 2.500 rumah.
Negara Arakan yang juga dikenal sebagai Rakhine merupakan wilayah yang pernah dilanda kerusuhan yang melibatkan warga Buddha dan Muslim pada tahun 2012. Lebih dari 100 orang tewas dalam kekerasan itu, dan sekitar 140 ribu orang mengungsi.
Sebagian besar dari mereka yang terkena dampak adalah komunitas Rohingya, yakni warga minoritas Muslim di Myanmar yang dianggap sebagai imigran ilegal asal Bangladesh. Sejak kekerasan pecah, sekitar 100 ribu warga Rohingya telah menghuni di kamp-kamp pengungsian kumuh, di mana mereka ditolak untuk mengakses layanan pendidikan dan kesehatan.
Source : international.sindonews.com Publisher: masjid kita - 2:47:00 PM
Masjid di Myanmar Terancam Dihancurkan
ARAKAN - Otoritas negara bagian Arakan, Myanmar, mengancam untuk menghancurkan selusin masjid, puluhan madrasah dan ribuan rumah di kota Maungdaw dan Mauthidaung yang dihuni mayoritas warga Muslim. Alasannya, bangunan-bangunan itu didirikan secara ilegal.
Namun, ancaman itu dikhawatirkan bisa mengobarkan ketegangan antara masyarakat Buddha dan Muslim di Myanmar. Ancaman perobohan masjid dan banyak bangunan itu muncul dalam pengumuman di jurnal online yang berafiliasi dengan pemerintah negara bagian Arakan.
Media lokal, Irrawaddy, mengutip seorang menteri negara bagian Arakan, Kolonel Htein Lin, menyatakan bahwa ribuan bangunan yang bisa dirobohkan itu mencakup selusin masjid, 35 sekolah Islam atau madrasah dan lebih dari 2.500 rumah.
Negara Arakan yang juga dikenal sebagai Rakhine merupakan wilayah yang pernah dilanda kerusuhan yang melibatkan warga Buddha dan Muslim pada tahun 2012. Lebih dari 100 orang tewas dalam kekerasan itu, dan sekitar 140 ribu orang mengungsi.
Sebagian besar dari mereka yang terkena dampak adalah komunitas Rohingya, yakni warga minoritas Muslim di Myanmar yang dianggap sebagai imigran ilegal asal Bangladesh. Sejak kekerasan pecah, sekitar 100 ribu warga Rohingya telah menghuni di kamp-kamp pengungsian kumuh, di mana mereka ditolak untuk mengakses layanan pendidikan dan kesehatan.
Source : international.sindonews.com Publisher: masjid kita - 2:47:00 PM
Sunday, September 3, 2017
Chulia Dargah, Info Masjid Kita, Majalah Masjid Kita, Masjid Chulia Dargah, Masjid Chulia Dargah di Myanmar, Masjid di Myanmar, Masjid Terkenal Dunia
Myanmar kini jadi satu tujuan wisata bagi turis Indonesia. Bagi turis Muslim, meski agama Islam menjadi minoritas di sini, namun fasilitas tempat ibadah di negara ini cukup memadai. Satu di antara masjid di Myanmar yang bisa disinggahi untuk beribadah adalah Chulia Dargah Mosque. Masjid megah bertembok merah muda ini berlokasi di seberang Bogyoke Aung San Market, Kota Yangon, Myanmar.
Source : travel.tribunnews.com Publisher: masjid kita - 2:47:00 PM
Masjid Chulia Dargah
Myanmar kini jadi satu tujuan wisata bagi turis Indonesia. Bagi turis Muslim, meski agama Islam menjadi minoritas di sini, namun fasilitas tempat ibadah di negara ini cukup memadai. Satu di antara masjid di Myanmar yang bisa disinggahi untuk beribadah adalah Chulia Dargah Mosque. Masjid megah bertembok merah muda ini berlokasi di seberang Bogyoke Aung San Market, Kota Yangon, Myanmar.
Source : travel.tribunnews.com Publisher: masjid kita - 2:47:00 PM
Saturday, November 29, 2014
Info Masjid Kita, Laos, Majalah Masjid Kita, Masjid di Asia, Masjid di Laos, Masjid di Myanmar, Masjid Jami Vientiane, Masjid Jami Vientiane Laos, Masjid Terkenal Dunia, Profil Masjid Dunia
Republik Demokratik Rakyat Laos atau Lao People’s Democratic Republic (Lao PDR) dan orang Indonesia terbiasa menyebutnya dengan Laos saja, merupakan salah satu dari 10 negara anggota Asean.
Lokasinya terjepit ditengah semenanjung Indochina, berada diantara Vietnam dan Thailand di timur dan Barat, Republik Rakyat Cina dan Myanmar (Burma) di Utara dan Kamboja di selatan.
Seluruh negara negara ini dilalui oleh sungai Mekong yang membujur dari utara ke selatan, dan sebagian besar badan sungai ini menjadi perbatasan alami antara Laos dengan Thailand. Laos beri-ibukota di kota Vientiane (dibaca : Viyentiyen).
Sumber; bujangmasjid.blogspot.com Publisher: masjid kita - 4:10:00 AM
Masjid Jami Vientiane, Laos
Republik Demokratik Rakyat Laos atau Lao People’s Democratic Republic (Lao PDR) dan orang Indonesia terbiasa menyebutnya dengan Laos saja, merupakan salah satu dari 10 negara anggota Asean.
Lokasinya terjepit ditengah semenanjung Indochina, berada diantara Vietnam dan Thailand di timur dan Barat, Republik Rakyat Cina dan Myanmar (Burma) di Utara dan Kamboja di selatan.
Seluruh negara negara ini dilalui oleh sungai Mekong yang membujur dari utara ke selatan, dan sebagian besar badan sungai ini menjadi perbatasan alami antara Laos dengan Thailand. Laos beri-ibukota di kota Vientiane (dibaca : Viyentiyen).
Sumber; bujangmasjid.blogspot.com Publisher: masjid kita - 4:10:00 AM
Wednesday, November 19, 2014
Majalah Masjid Kita, Masjid di Asia, Masjid di Burma, Masjid di Myanmar, Masjid di Yangoon, Masjid Jami Sunni Bengali, Masjid Terkenal Dunia, Profil Masjid Dunia
Islam kini sedang menjadi issue hangat di kawasan negara negara anggota The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) atau Persatuan Negara Negara Asia Tenggara, setidaknya di tiga Negara anggotanya masing masing issue pembantaian muslim Rohingya di Myanmar, Muslim Patani di Thailand selatan dan pertikaian pemerintah Manila dengan Muslim di Filipina selatan.
Sebuah issue panas yang panas yang tak kunjung usai.
Meski minoritas, namun cukup banyak masjid di kota Yangon (Ibukota Myanmar hingga 7 November 2005 sebelum dipindah ke Naypyidaw atau Pyinama). Walaupun memang tak ada masjid Nasional atau masjid Negara di Yangon. Diantara masjid masjid tersebut yang paling terkenal adalah Masjid Sunni Bengali.
Masjid ini menjadi salah satu daya tarik utama wisatawan yang berkunjung ke Yangon karena letaknya yang berada di pusat keramaian kota. Berada di jalan Sule Pagoda Road dan berseberangan dengan pagoda tersebut. Letaknya hanya 5 menit berjalan kaki dari kawasan perhotelan atau sekitar 10-15 menit dari Pasar Bogyoke Market (Scott Market).
Utusan PBB, Ibrahim Gambari pernah sholat di masjid ini di tahun 2008 saat beliau ditugaskan untuk merundingkan pembebasan Daw Aung San Su Kyi dengan pemerintahan militer Myanmar.
Sumber; bujangmasjid.blogspot.com Publisher: masjid kita - 4:02:00 AM
Masjid Jami Sunni Bengali
Islam kini sedang menjadi issue hangat di kawasan negara negara anggota The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) atau Persatuan Negara Negara Asia Tenggara, setidaknya di tiga Negara anggotanya masing masing issue pembantaian muslim Rohingya di Myanmar, Muslim Patani di Thailand selatan dan pertikaian pemerintah Manila dengan Muslim di Filipina selatan.
Sebuah issue panas yang panas yang tak kunjung usai.
Meski minoritas, namun cukup banyak masjid di kota Yangon (Ibukota Myanmar hingga 7 November 2005 sebelum dipindah ke Naypyidaw atau Pyinama). Walaupun memang tak ada masjid Nasional atau masjid Negara di Yangon. Diantara masjid masjid tersebut yang paling terkenal adalah Masjid Sunni Bengali.
Masjid ini menjadi salah satu daya tarik utama wisatawan yang berkunjung ke Yangon karena letaknya yang berada di pusat keramaian kota. Berada di jalan Sule Pagoda Road dan berseberangan dengan pagoda tersebut. Letaknya hanya 5 menit berjalan kaki dari kawasan perhotelan atau sekitar 10-15 menit dari Pasar Bogyoke Market (Scott Market).
Utusan PBB, Ibrahim Gambari pernah sholat di masjid ini di tahun 2008 saat beliau ditugaskan untuk merundingkan pembebasan Daw Aung San Su Kyi dengan pemerintahan militer Myanmar.
Sumber; bujangmasjid.blogspot.com Publisher: masjid kita - 4:02:00 AM
Subscribe to:
Posts (Atom)






