Masjid Jame Khan Jahan Ali adalah masjid kuno dan monumen yang dilindungi di Bangladesh yang terletak di Upazila Abhaynagar, Distrik Jessore, Bangladesh.
Masjid ini terletak di tepi Sungai Bhourab di tempat bernama Dhulgram, selatan kantor pusat upazila. Masjid ini juga dikenal secara lokal sebagai Masjid Shuvrara.
Tidak ditemukan prasasti di dinding atau di dalam masjid. Namun, para arkeolog memperkirakan bahwa masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Khan Jahan berdasarkan gaya arsitekturnya.
Menurut legenda setempat, Khan Jahan Ali membangun masjid ini saat melakukan perjalanan ke Kasba bersama 12 orang suci Muslim dari Bagerhat. Namun, banyak yang percaya bahwa masjid ini tidak dibangun langsung oleh Khan Jahan. Tidak ada satu pun dari orang-orang suci setianya yang membangun masjid ini.
Source ; wikipedia
Thursday, April 23, 2026
Masjid Jame Khan Jahan Ali
Thursday, April 16, 2026
Masjid Singair
Masjid Singair adalah masjid Sunni abad ke-15 yang merupakan bagian dari Kota Masjid Bagerhat, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO di Divisi Khulna barat daya Bangladesh. Masjid ini dicirikan oleh struktur persegi berkubah tunggal yang dibangun dengan batu bata ekspos dan dihiasi dengan dekorasi terakota.
Masjid Singair memang merupakan bagian dari Kota Masjid Bagerhat, yang terletak di wilayah barat daya Bangladesh.
Terletak di sisi selatan Jalan Raya Bagerhat-Khulna, masjid ini berada sekitar 200 meter (660 kaki) di sebelah tenggara Masjid Enam Puluh Kubah.
Source ; wikipedia
Thursday, April 9, 2026
Masjid Jame Sheikhpura
Masjid Jame Sheikhpura adalah masjid kuno yang terletak di distrik Jessore dan merupakan salah satu monumen yang dilindungi di Bangladesh. Masjid ini terletak di desa Sheikhpura, Sagardari Union, Keshabpur Upazila. Letaknya 12 kilometer dari kantor pusat upazila.
Selama periode Mughal, penguasa Mughal membangun berbagai struktur dan masjid di banyak tempat di wilayah Jessore. Para arkeolog telah mengkonfirmasi bahwa Masjid Shahi Sheikhpura dibangun selama periode Mughal.
Diyakini bahwa struktur tersebut dibangun pada masa pemerintahan Kaisar Aurangzeb. Pada tahun 1997, Departemen Arkeologi Bangladesh mendaftarkan masjid ini di Sheikhpura sebagai monumen yang dilindungi. Konon, Michael Madhusudhan Dutt menerima pendidikan dasar bahasa Persia di masjid ini.
Source ; wikipedia
Thursday, April 2, 2026
Masjid Shekpura Shahi
Masjid Shekpura Shahi Masjid dengan tiga kubah dan empat menara ini, yang dibangun menurut arsitektur Mughal, diyakini telah dibangun pada masa pemerintahan Kaisar Aurangzeb.
Karena ada masjid lain dengan desain yang sama di sebelahnya (Masjid Jame, tempat penyair Madhusudan belajar saat kecil) yang juga dikatakan telah dibangun antara tahun 1660-1670. Sejauh yang diketahui, arus masuk Muslim di tepi Sungai Kapotaksh meningkat pada waktu itu. Jumlah Muslim meningkat begitu banyak sehingga karena tidak ada ruang di satu masjid, masjid dengan ukuran yang sama ini dibangun 200 yard jauhnya dari masjid tersebut.
Source ; wikipedia












